• header
  • header
  • Hari guru

Selamat Datang di Website SMA NEGERI 82 JAKARTA | Terima Kasih Kunjungannya.

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


SMA NEGERI 82 JAKARTA

NPSN : 20102566

Jl.Daha II No.15.A Kebayoran Baru Jakarta 12110


info@sman82jkt.sch.id

TLP : 021-7246413


          

Banner

Jajak Pendapat

Apa makna Hari Kebangkitan Nasional untuk kamu?
Menggugah cinta tanah air
Membangkitkan semangat belajar
Hanya sepenggal kisah sejarah
Nggak ada makna apa-apa
  Lihat

Statistik


Total Hits : 299094
Pengunjung : 84221
Hari ini : 43
Hits hari ini : 208
Member Online : 0
IP : 54.162.250.227
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

Alasan Mendikbud Bebaskan Siswa Pilih Mata Pelajaran di UN




VIVA.co.id – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendi, mengungkapkan siswa didik bebas memilih salah satu mata pelajaran sesuai jurusan yang diujikan di ujian nasional. Hal itu bertujuan agar siswa bisa memperdalam materi dari mata pelajaran yang dipilihnya. 


"Karena keterbatasan waktu untuk ujian kan, sehingga nanti kalau pesertanya banyak yang milih, kemudian pilihannya itu materinya karena hanya satu tidak tiga-tiganya, itu kan jadi lebih dalam," kata Muhadjir, Kamis, 19 Januari 2017.


Namun, kebijakan bebas memilih pelajaran itu hanya untuk siswa tingkat sekolah menengah atas (SMA) sesuai dengan jurusan siswa tersebut. Di luar mata pelajaran wajib yakni Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.


"Biar mereka memfokuskan pada perminatan tertentu dan UN untuk pemetaan, tidak ada kaitan dengan lulus atau tidak lulus," katanya.


Dengan begitu, kata dia, pihaknya bisa mengukur kedalaman dan keluasan siswa terhadap materi-materi yang diujikan. Harapannya, materi atau bidang-bidang yang perlu dibenahi akan bisa diketahui.


Menurut dia, siswa dibebaskan memilih pelajaran UN juga tidak berpengaruh terhadap proses seleksi di perguruan tinggi. Sebab, tidak ada hubungannya memilih mata pelajaran di UN dengan seleksi masuk perguruan tinggi. 


Terlebih, hasil UN selama ini tidak menjadi acuan atau tolak ukur masuk perguruan tinggi. "PT (perguruan tinggi) punya standar sendiri dan lebih otonom, menjaga brandingnya," kata mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang tersebut. (ren)


Sumber : http://nasional.news.viva.co.id/news/read/872938-alasan-mendikbud-bebaskan-siswa-pilih-mata-pelajaran-di-un



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :


   Kembali ke Atas